Skrol untuk membaca pos
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250

PGMNI Aceh Bekali 2.000 Guru Madrasah dengan Koding dan Artificial Intelligence

21 dilihat
Pelatihan Peningkatan Kompetensi Guru Madrasah dalam Implementasi Pembelajaran Koding dan Artificial Intelligence (AI) yang diselenggarakan Pengurus Wilayah Punggawa Madrasah Nasional Indonesia (PW PGMNI) Provinsi Aceh, Jumat (31/7/2026).
Example 468x60
A-AA+A++

Surakyat.com | Banda Aceh –  Lebih dari 2.000 guru madrasah dari berbagai kabupaten/kota di Aceh serta sejumlah provinsi di Indonesia mengikuti Pelatihan Peningkatan Kompetensi Guru Madrasah dalam Implementasi Pembelajaran Koding dan Artificial Intelligence (AI) yang diselenggarakan Pengurus Wilayah Punggawa Madrasah Nasional Indonesia (PW PGMNI) Provinsi Aceh.

Pelatihan yang berlangsung pada tanggal 31 Juli hingga 1 Agustus 2026 itu dilaksanakan secara daring melalui Zoom Meeting dan disiarkan langsung melalui YouTube sebagai upaya meningkatkan kompetensi guru madrasah menghadapi transformasi pendidikan di era digital.

Example 300x600

Pembukaan kegiatan dihadiri Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Aceh, Drs H Azhari MSi, Ketua Umum PB PGMNI H Heri Purnama MPd, Kepala Dinas Pendidikan Dayah Aceh Muhsin SPdI MPdI, Kepala Bidang Pendidikan Madrasah Kanwil Kemenag Aceh, para Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten/Kota se-Aceh, serta jajaran Pengurus Wilayah PGMNI Aceh.

Kepala Kanwil Kemenag Aceh, Drs H Azhari MSi yang membuka pelatihan mengapresiasi langkah PW PGMNI Aceh menghadirkan pelatihan yang relevan dengan perkembangan pendidikan saat ini.

Menurutnya, penguasaan teknologi, termasuk AI, telah menjadi kebutuhan bagi guru. Namun, pemanfaatannya harus tetap mengedepankan etika dan tanggung jawab.

Artificial Intelligence bukan untuk menggantikan peran guru, melainkan menjadi alat yang membantu menghadirkan pembelajaran yang lebih efektif, kreatif, dan sesuai kebutuhan peserta didik. Guru madrasah harus mampu memanfaatkannya secara bijak,” ujar Azhari.

Ketua Umum PW PGMNI Aceh, Ismaidar MPd mengatakan, pelatihan tersebut merupakan komitmen organisasi dalam memperkuat kapasitas guru madrasah agar mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi.

“Kami berharap semakin banyak guru madrasah yang mampu mengintegrasikan Koding dan Artificial Intelligence dalam proses pembelajaran sehingga melahirkan madrasah yang inovatif, adaptif, dan berdaya saing di era transformasi digital,” katanya.

Sementara itu, Ketua Panitia, M Khanif Asmara SHI menyebutkan tingginya jumlah peserta mencerminkan besarnya semangat guru madrasah untuk terus meningkatkan kompetensi.

Pada hari pertama, peserta mendapatkan materi Implementasi Artificial Intelligence dalam Pembelajaran yang disampaikan Indra Mardiani MPd, meliputi pemanfaatan AI untuk penyusunan modul ajar, media pembelajaran, asesmen, analisis hasil belajar, hingga praktik penggunaan berbagai aplikasi AI.

Hari kedua diisi materi Bedah Tuntas Mata Pelajaran Koding di Madrasah oleh Widyaiswara Balai Diklat Keagamaan Kementerian Agama Provinsi Aceh, Kamarullah SAg MPd yang membahas implementasi mata pelajaran koding di madrasah.

“Peserta mengikuti pelatihan dengan sangat antusias. Mereka aktif berdiskusi, bertanya, dan berbagi pengalaman sehingga kami berharap ilmu yang diperoleh dapat langsung diterapkan di madrasah masing-masing,” pungkas Khanif.(min)

Example 300250
Example 120x600

Pos Terkait

Pos Terkait

Tidak ada Respon

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Example 728x250