
Surakyat.com | Banda Aceh – Turnamen bulu tangkis bergengsi Wedana Cup III 2026 yang berlangsung meriah di Hall Hasan Sport, Gampong Lam Ara, Banda Aceh, Senin (17/08-2026) malam, resmi berakhir. Kejuaraan yang bergulir sejak 8 Agustus 2026 ini digelar khusus dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia tahun 2026.
Sektor ganda putra diikuti oleh 38 pasangan dari kategori internal anggota Hasan Sport. Sementara itu, kategori ganda putri dibuka secara umum dan diikuti oleh 16 pasangan dari berbagai persatuan bulu tangkis (PB) di Banda Aceh dan Aceh Besar.
“Kategori ganda putri sengaja kami libatkan non-member karena jumlah pencinta bulu tangkis putri yang tergabung dalam Wedana Badminton Club (WBC) masih terbatas. Oleh karena itu, kami membukanya secara terbuka dan mengundang PB putri lainnya,” ujar Presiden PB Wedana, M Nur Hasan.
Setelah melalui pertarungan sengit, pasangan ganda putra dari PB BPBD Banda Aceh, Saifuddin Malik dan Ikhwan, akhirnya keluar sebagai juara pertama Turnamen Wedana Cup III 2026. Pada laga final yang berlangsung di Hall Hasan Sport Lam Ara, pasangan ini berhasil menumbangkan ganda tuan rumah, Riyan/Boss Mizi.
Saifuddin—yang akrab disapa Pak Din—merupakan salah satu pemain legenda yang tampil sangat padu dengan atlet muda, Ikhwan. Mereka sukses menyudahi perlawanan Riyan/Boss Mizi lewat kemenangan dua gim langsung. Riyan yang belum pulih total dari cedera akibat kecelakaan tampak terseok-seok tak dapat berbuat banyak mengantisipasi penempatan shuttlecock akurat dari Pak Din dan Ikhwan.
Sebelum melaju ke partai puncak, langkah impresif Pak Din/Ikhwan dipastikan mulus setelah mendepak pasangan PB WBC lainnya, Anca/Iqbal, di babak semifinal. Ketangguhan luar biasa juga diperlihatkan oleh pasangan Mar Uzakia/Novarina dari PB Glint X Kagura di sektor ganda putri.
Mereka sukses naik ke podium tertinggi setelah mengandaskan perlawanan sengit Mutiara Maghfira/Fita Royana, finalis dari PB FOD 2, melalui kemenangan dua gim langsung.
Laga Ekshibisi
Malam final Wedana Cup yang rutin diadakan selama tiga tahun berturut-turut ini juga menyajikan partai hiburan yang tidak kalah seru, yaitu laga ekshibisi kategori Jumlah Usia (JU) 120 tahun. Tuan rumah PB Wedana mengutus pemain legendaris mereka yang dijuluki “Harimau Tua”, Pak Jack, yang dikawal ketat oleh Abah Ison.
Duet ini beruji laga melawan Pak Lah/Awi dari PB Honda. Pada laga hiburan penuh gengsi tersebut, duet Pak Jack/Ison tampil sangat agresif dan atraktif untuk menyudahi permainan dengan cepat. Kedua pasangan veteran ini sukses mempertontonkan reli-reli memukau yang menghibur para atlet serta anggota tetap Hall Hasan Sport yang memadati tribun lapangan.
Kuah Beulangong
Ketua Panitia, Ismail, menyebutkan bahwa turnamen yang memperebutkan total hadiah uang tunai sebesar Rp 7 juta ini ditutup dengan acara silaturahmi dan makan bersama menu khas Aceh, kuah beulangong.
Acara syukuran tersebut berlangsung hangat di kediaman M Nur Hasan ST MT dan Tati Meutia SKH MSi (anggota Legislatif DPRA Fraksi PKS) selaku sponsor utama turnamen Acara lebih semarak, dan para juara mendapatkan aneka hadiah dan sovenir dari pihak sponsor: Atjeh Advertising, Serba 35 Ribu Lambhuk, Minyeuk Pret, Forte the Marmi, CV Sinar Sejahtera, KAHF, Adira Finance, AL Mobil, LEMKRA, Kutaradja Fried Chiken, Toke Sayur, dan CV Ateuk Jaya.
Turut hadir menyaksikan kemeriahan malam final Turnamen Wedana Cup III ini, Camat Banda Raya, TM Syukri Wardhana, Kapolsek Banda Raya AKP Maulidin SH MH, para pencinta bulu tangkis; serta sejumlah tokoh masyarakat setempat.(min)


















Tidak ada Respon