Skrol untuk membaca pos
Example 325x300
Example 728x250

Jadwal PORA XV Mulai Ada Titik Terang, Mualem Beri Sinyal Tetap Digelar Akhir Tahun 2026

21 dilihat
JADWAL PORA XV - Gubernur Aceh, Muzakir Manaf atau akrab disapa Mualem menerima audiensi pengurus KONI Aceh yang dipimpin Ketua Harian, Kennedi Husein dan Ketua Pelatda, Bakhtiar Hasan, membahas pelaksanaan PORA XV, Rabu (2/9/2026).
Example 468x60
A-AA+A++

Surakyat.com | Banda Aceh – Gubernur Aceh, Muzakir Manaf atau yang akrab disapa Mualem memberi sinyal bahwa pelaksanaan Pekan Olahraga Aceh (PORA) XV di Kabupaten Aceh Jaya tetap digelar pada akhir tahun 2026. Keputusan tersebut dinilai penting agar PORA dapat menjadi bagian dari jenjang pembinaan dan pengembangan karier atlet Aceh menuju PON XXII 2028 di Nusa Tenggara Barat (NTB) dan Nusa Tenggara Timur (NTT).

Sinyal menggembirakan tentang pelaksanaan PORA 2026 itu disampaikan Mualem saat menerima delegasi kecil Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Aceh di ruang kerjanya, Rabu (2/9/2026) menjelang petang. Delegasi KONI Aceh tersebut dipimpin Ketua Harian (Kahar) KONI Aceh, Kennedi Husein, didampingi Ketua Pelatda, Bachtiar Hasan dan Kepala Bidang Prasarana, Tarmizi.

Example 300x600

Ketua Umum KONI Aceh, Saiful Bahri atau Pon Yaya mengatakan, sinyal dari Gubernur Aceh tersebut menjadi kabar melegakan bagi KONI Aceh selaku operator pelaksanaan PORA. Menurutnya, pelaksanaan PORA sangat bergantung pada dukungan anggaran Pemerintah Aceh sebagai penyandang dana melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Aceh (APBA). “Kami sejak awal memang telah merencanakan pelaksanaan PORA Aceh Jaya di tahun 2026,” terangnya.

“Karena pada tahun 2027, kita mulai melakukan pelatihan secara terpadu untuk menghadapi Pra PON, Porwil hingga PON 2028,” ujar Pon Yaya. Ia menjelaskan, apabila PORA baru dilaksanakan pada 2027, jenjang pembinaan atlet dari PORA menuju PON 2028 dikhawatirkan tidak berkesinambungan.

Pertemuan tersebut turut dihadiri Ketua DPRA, Zulfadli atau Abang Samalanga dan Plt Sekda Aceh, Taufik. Dalam pertemuan itu, Mualem menanyakan perkiraan kebutuhan anggaran untuk pelaksanaan PORA XV/2026 di Aceh Jaya. Selain itu, dibahas pula kebutuhan operasional KONI Aceh dan kelanjutan Pemusatan Latihan Daerah (Pelatda) untuk menghadapi sejumlah agenda olahraga hingga 2026.

Ketua Harian KONI Aceh, Kennedi Husein menyampaikan, bahwa kebutuhan anggaran pelaksanaan PORA XV diperkirakan mencapai Rp 25 miliar. Sementara kebutuhan operasional dan Pelatda KONI Aceh untuk sisa tahun 2026 diperkirakan Rp15 miliar.
Mualem kemudian meminta Plt Sekda Aceh dan Ketua DPRA agar kebutuhan anggaran tersebut dapat disiapkan melalui Perubahan APBA (APBA-P) 2026.
Selain persoalan anggaran, Mualem juga memberikan arahan terkait kesiapan venue pertandingan.

Menurut Kennedi, Gubernur Aceh meminta Panitia Besar PORA Aceh Jaya tidak lagi terlalu fokus membangun infrastruktur baru. Sebaliknya, perhatian diarahkan pada penyelesaian atau finishing fasilitas yang telah dibangun. Sementara kebutuhan venue lainnya dapat memanfaatkan fasilitas olahraga di luar Aceh Jaya. Beberapa fasilitas di Banda Aceh dan Aceh Barat dapat digunakan untuk cabang olahraga tertentu. Salah satunya lapangan menembak di Mata Ie serta sejumlah venue yang berada di sekitar Stadion Harapan Bangsa, Lhoong Raya.

“Namun, nomenklatur acaranya tetap PORA XV Aceh Jaya. Tempat saja yang sebagian berada di luar Aceh Jaya,” tutur dia. “Karena ini adalah pilihan terbaik agar PORA Aceh Jaya tetap berlangsung tahun 2026, sesuai dengan amanah Rakerprov KONI Aceh tahun 2026,” kata Kennedi.

Jika tidak ada kendala, PORA XV Aceh Jaya akan mempertandingkan 29 cabang olahraga. Saat ini, hanya satu cabang olahraga yang belum melaksanakan Pra-PORA, yakni bola voli. Kondisi tersebut terjadi karena adanya persoalan koordinasi antara PBVSI Aceh dengan pengurus kabupaten/kota. Setelah beberapa kali mengalami penundaan, pelaksanaan Pra-PORA bola voli akhirnya diambil alih KONI Aceh.
Pra-PORA cabang olahraga bola voli dijadwalkan berlangsung pada 7 hingga 14 September 2026.

Dengan adanya kepastian arah pelaksanaan PORA, KONI Aceh berharap seluruh tahapan persiapan dapat segera dimatangkan. Sehingga ajang olahraga terbesar tingkat Aceh tersebut dapat menjadi pijakan pembinaan atlet menuju agenda nasional, termasuk PON XXII 2028.(min)

Example 300250
Example 120x600

Pos Terkait

Pos Terkait

Tidak ada Respon

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Example 728x250