Skrol untuk membaca pos
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250

Bangkitkan Layanan Posyandu Pante Lhong, LKC Dompet Dhuafa Aceh Perkuat Kompetensi Kader

18 dilihat
Pelatihan 25 Kompetensi Dasar Kader Posyandu. selama tiga hari, tanggal 19–21 Agustus 2026, di Aula Puskesmas Peusangan, Bireuen yang diikuti oleh 16 kader Gampong Pantee Lhong.
Example 468x60
A-AA+A++

Surakyat.com | Bireuen — Pemulihan pelayanan kesehatan pascabencana tidak hanya membutuhkan pemulihan sarana, tetapi juga kesiapan kader sebagai penggerak layanan di tingkat masyarakat. Melalui Program Recovery Kebencanaan dan Revitalisasi Posyandu, Layanan Kesehatan Cuma-cuma (LKC) Dompet Dhuafa Aceh bersama Dinas Kesehatan Kabupaten Bireuen, Puskesmas Peusangan, dan Pemerintah Gampong Pantee Lhong memperkuat kapasitas kader melalui Pelatihan 25 Kompetensi Dasar Kader Posyandu.

Kegiatan dilaksanakan selama tiga hari, 19–21 Agustus 2026, di Aula Puskesmas Peusangan, dan diikuti oleh 16 kader Gampong Pantee Lhong. Pelatihan diarahkan untuk membekali kader dengan kemampuan menjalankan pelayanan Posyandu secara lebih lengkap, mulai dari mengenali sasaran, melakukan pengukuran dan pemeriksaan dasar, mengenali faktor risiko atau masalah kesehatan, memberikan edukasi, melakukan pencatatan, hingga memastikan tindak lanjut atau rujukan.

Example 300x600

Selama tiga hari, peserta mengikuti ceramah, diskusi, demonstrasi, simulasi, studi kasus, praktik lapangan, dan post-test. Kegiatan menghadirkan narasumber dari Dinas Kesehatan Kabupaten Bireuen dengan melibatkan Puskesmas Peusangan dan LKC Dompet Dhuafa Aceh. Setelah mengikuti pelatihan dan evaluasi, kader mendapatkan sertifikat sebagai bukti kompetensi.

Kepala Puskesmas Peusangan, Mursal SKM MKM menyampaikan apresiasi kepada LKC Dompet Dhuafa Aceh yang telah memfasilitasi pelatihan 25 kompetensi dasar kader kesehatan desa.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada LKC Dompet Dhuafa Aceh yang telah memfasilitasi pelatihan ini. Mudah-mudahan penguatan 25 keterampilan dasar kader dapat menjadikan kader Desa Pantee Lhong mampu memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat melalui Posyandu 6 SPM,” ujarnya.

Mursal juga mengapresiasi tim fasilitator yang telah mendampingi kader selama pelatihan. Ia berharap dukungan serupa dapat diperluas ke desa-desa lain di wilayah kerja Puskesmas Peusangan sebagai bagian dari upaya pemulihan pascabencana. “Semoga ke depan dukungan yang serupa juga dapat diberikan kepada desa-desa lain di wilayah kerja Puskesmas Peusangan, terutama dalam mendukung recovery bencana dan penguatan pelayanan kesehatan masyarakat,” katanya.

Fasilitator Recovery Kebencanaan LKC Dompet Dhuafa Aceh wilayah Bireuen, Intan Mandira SKeb mengatakan, penguatan kapasitas kader menjadi bagian penting dalam proses pemulihan pelayanan kesehatan masyarakat.

“Kader merupakan bagian penting dalam keberlangsungan Posyandu karena mereka yang paling dekat dengan masyarakat. Melalui pelatihan ini, kami berharap kader semakin siap dan percaya diri untuk menerapkan kompetensi yang diperoleh dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat,” ujar Intan.

Menurutnya, peningkatan kapasitas kader perlu diikuti dengan pendampingan dan kolaborasi bersama Puskesmas serta pemerintah gampong agar kompetensi yang diperoleh dapat diterapkan dalam pelayanan sehari-hari.

Sementara itu, Kepala Wilayah LKC Dompet Dhuafa Aceh, Arfan Ramadhan, mengatakan proses recovery pascabencana perlu memperhatikan penguatan kapasitas masyarakat sebagai bagian dari keberlanjutan layanan.

“Recovery bukan hanya tentang mengembalikan sarana yang terdampak bencana, tetapi juga memastikan masyarakat memiliki kemampuan untuk kembali menjalankan layanan yang mereka butuhkan. Kader menjadi salah satu kunci karena mereka berada paling dekat dengan masyarakat,” kata Arfan.

Ia menambahkan bahwa LKC Dompet Dhuafa Aceh hadir untuk mendukung sistem yang telah berjalan di masyarakat melalui kolaborasi dengan pemerintah dan layanan kesehatan. “Kami tidak ingin program berhenti pada pelatihan. Harapannya, kompetensi yang diperoleh kader dapat diterapkan dan menjadi bagian dari pelayanan Posyandu yang terus berjalan bersama Puskesmas, pemerintah gampong, dan masyarakat,” ujarnya.

Sebanyak 16 kader Gampong Pante Lhong mengikuti seluruh rangkaian pelatihan. Kegiatan ini menjadi salah satu langkah dalam memperkuat sumber daya manusia Posyandu setelah bencana, sehingga pelayanan kesehatan dapat berjalan lebih optimal dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

Kolaborasi antara Dinas Kesehatan Kabupaten Bireuen, Puskesmas Peusangan, Pemerintah Gampong Pante Lhong, dan LKC Dompet Dhuafa Aceh diharapkan dapat terus mendukung proses pemulihan serta revitalisasi pelayanan kesehatan berbasis masyarakat.

Melalui Program Recovery Kebencanaan dan Revitalisasi Posyandu, LKC Dompet Dhuafa Aceh mendorong pemulihan yang tidak hanya berfokus pada sarana, tetapi juga pada penguatan kapasitas kader, kolaborasi lokal, dan keberlanjutan pelayanan kesehatan masyarakat.(min)

Example 300250
Example 120x600

Pos Terkait

Pos Terkait

Tidak ada Respon

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Example 728x250