Skrol untuk membaca pos
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250

IMD dan Kolostrum Selamatkan Bayi Sejak Detik Pertama, AIMI Aceh Edukasi Keluarga di RSUDZA

14 dilihat
Penyuluhan bertajuk "ASI Emas di Detik Pertama: Fondasi Superhero Seumur Hidup" yang diselenggarakan Asosiasi Ibu Menyusui Indonesia (AIMI) Daerah Aceh bekerja sama dengan Promosi Kesehatan Rumah Sakit (PKRS) RSUD dr Zainoel Abidin (RSUDZA) dan POGI Aceh dalam rangka Pekan Menyusui Dunia (World Breastfeeding Week/WBW) 2026, Rabu (5/8/2026) di ruang tunggu Poli Obstetri dan Ginekologi RSUDZA, Banda Aceh.
Example 468x60
A-AA+A++

Surakyat.com | Banda Aceh – Menyusui sejak hari pertama kehidupan bukan sekadar memenuhi kebutuhan gizi bayi, tetapi juga dapat menyelamatkan nyawa. Penelitian menunjukkan bahwa pemberian ASI sejak hari pertama mampu menurunkan kematian neonatal hingga 16 persen, bahkan menurunkan risiko kematian bayi hingga 22 persen apabila menyusui dimulai dalam satu jam pertama setelah kelahiran. Bukti ilmiah tersebut menjadikan Inisiasi Menyusu Dini (IMD) sebagai salah satu intervensi paling efektif untuk meningkatkan keselamatan bayi baru lahir.

Pesan tersebut menjadi fokus penyuluhan bertajuk “ASI Emas di Detik Pertama: Fondasi Superhero Seumur Hidup” yang diselenggarakan Asosiasi Ibu Menyusui Indonesia (AIMI) Daerah Aceh bekerja sama dengan Promosi Kesehatan Rumah Sakit (PKRS) RSUD dr Zainoel Abidin (RSUDZA) dan POGI Aceh dalam rangka Pekan Menyusui Dunia (World Breastfeeding Week/WBW) 2026. Kegiatan berlangsung pada Rabu, 5 Agustus 2026, di ruang tunggu Poli Obstetri dan Ginekologi RSUDZA, Banda Aceh.

Example 300x600

Sekitar 30 peserta yang terdiri atas ibu hamil, ibu menyusui, ayah, nenek, serta keluarga pasien mengikuti kegiatan tersebut dengan antusias. Kehadiran keluarga dalam penyuluhan ini menjadi bagian penting karena keberhasilan menyusui tidak hanya bergantung pada ibu, tetapi juga dipengaruhi oleh dukungan keluarga dan tenaga kesehatan sejak masa kehamilan hingga setelah persalinan.

Materi disampaikan oleh dr Niken Asri Utami SpOG Subsp KFM FISOG IBCLC yang menjelaskan bahwa IMD adalah proses membiarkan bayi melakukan kontak kulit dengan ibu segera setelah lahir selama sedikitnya satu jam sehingga bayi dapat menemukan puting susu dan mulai menyusu secara alami. Selain meningkatkan keberhasilan menyusui, IMD membantu menjaga suhu tubuh bayi, mempercepat adaptasi terhadap lingkungan baru, memperkuat ikatan ibu dan bayi, merangsang produksi ASI, serta meningkatkan keberhasilan menyusui dalam jangka pendek maupun jangka panjang.

Dalam penyuluhan tersebut, dr Niken juga menekankan pentingnya kolostrum, yaitu ASI pertama yang sering disebut sebagai “ASI emas”. Kolostrum mengandung jutaan sel imun hidup, antibodi, dan berbagai komponen bioaktif yang berfungsi sebagai pelindung pertama bayi terhadap infeksi, mendukung perkembangan otak, serta menjaga kesehatan saluran cerna. Ia mengingatkan bahwa kolostrum bukan sekadar makanan pertama, tetapi merupakan “vaksin pertama” yang telah dipersiapkan bagi bayi sejak awal kehidupan.

Dokter Niken juga meluruskan salah satu kekhawatiran yang masih sering ditemui di masyarakat, yaitu anggapan bahwa ASI belum keluar pada hari-hari pertama setelah persalinan.

“Banyak ibu khawatir karena ASI yang keluar pada hari pertama hanya sedikit. Padahal itulah kolostrum, ASI pertama yang justru sangat berharga. Lambung bayi baru lahir masih sangat kecil sehingga beberapa tetes kolostrum sudah cukup memenuhi kebutuhannya. Yang sedikit itu justru mengandung perlindungan yang luar biasa bagi bayi,” jelas dr Niken.

Kegiatan berlangsung interaktif melalui sesi tanya jawab dan kuis yang diikuti antusias oleh peserta. AIMI Aceh juga menyediakan makanan ringan sehat serta doorprize sebagai bentuk apresiasi bagi peserta yang aktif mengikuti seluruh rangkaian penyuluhan.

Salah seorang peserta, Ibu Rina, mengaku memperoleh banyak pengetahuan baru melalui kegiatan tersebut.

“Saya pernah memiliki bayi prematur dan sebelumnya banyak mendengar mitos tentang menyusui yang ternyata tidak benar. Setelah mengikuti penyuluhan ini, saya menjadi lebih memahami pentingnya IMD dan kolostrum. Pengetahuan ini sangat bermanfaat bagi saya dan keluarga agar lebih siap mendukung proses menyusui,” ujarnya.

Melalui kegiatan ini, AIMI Daerah Aceh bersama PKRS RSUDZA dan POGI Aceh berharap semakin banyak keluarga memahami bahwa keberhasilan menyusui dimulai sejak detik pertama kehidupan. Dukungan suami, keluarga, dan tenaga kesehatan terhadap pelaksanaan IMD serta pemberian kolostrum diharapkan mampu meningkatkan keberhasilan menyusui sekaligus memberikan awal kehidupan yang lebih sehat bagi setiap bayi.(min)

Example 300250
Example 120x600

Pos Terkait

Pos Terkait

Tidak ada Respon

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Example 728x250