Skrol untuk membaca pos
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250

Bungkam Sadiq FC di Final, SMG FC Juara Laycar Championship 2026

SELEBRASI - Ketua KSMI Aceh, Mukhtarruddin Usman selebrasi dengan pemain Sunday Morning Glory FC (SMG FC) yang berhasil meraih gelar juara Laycar Championship 2026 di Lapangan Sepakbola Mini AR Minisoccer, Mibo, Kecamatan Banda Raya, Banda Aceh, Sabtu (10/10/2026) malam.
Example 468x60
A-AA+A++

Surakyat.com| Banda Aceh – Sunday Morning Glory FC (SMG FC) berhasil meraih gelar juara Laycar Championship 2026 setelah mengalahkan Sadiq FC dengan skor meyakinkan 3-0 pada partai final di Lapangan Sepakbola Mini AR Minisoccer, Gampong Mibo, Kecamatan Banda Raya, Banda Aceh, Sabtu (10/10/2026) malam. Kemenangan tersebut memastikan SMG FC menempati podium tertinggi dalam turnamen sepakbola mini itu. Sementara Sadiq FC harus puas menjadi juara kedua setelah gagal membendung permainan tim lawan pada pertandingan penentuan gelar.

Persaingan untuk memperebutkan posisi ketiga juga berlangsung ketat. Satu FC akhirnya keluar sebagai pemenang setelah mengalahkan Gasspat FC melalui adu penalti dengan skor 5-4. Sebelumnya, kedua tim bermain imbang 5-5 selama waktu normal. Selain menetapkan para juara, panitia juga memberikan penghargaan individu kepada pemain yang dinilai tampil menonjol sepanjang kompetisi.

Example 300x600

Tata dari Sadiq FC dinobatkan sebagai pemain terbaik. Sedangkan Hafiz dari SMG FC meraih penghargaan penjaga gawang terbaik. Pertandingan final tersebut dipimpin oleh wasit Azhari dan Johan. Ketua Panitia Laycar Championship 2026, Carles Wibawa mengapresiasi seluruh tim yang telah berpartisipasi dan menyukseskan turnamen hingga berakhir.
Ia berharap kompetisi tersebut dapat terus diselenggarakan dan berkembang menjadi agenda rutin untuk meningkatkan kualitas sepakbola mini di Aceh.

Menurut Carles, semakin banyak klub yang terlibat akan membuat persaingan semakin kompetitif. Sekaligus membuka peluang bagi pemain untuk mengembangkan kemampuan mereka. Sementara itu, Ketua Komite Sepakbola Mini Indonesia (KSMI) Pengurus Aceh, Muktarrudin Usman SE saat menutup turnamen menegaskan, pentingnya kompetisi berkelanjutan dalam mendukung pembinaan pemain.

Ia menilai, Aceh memiliki potensi melahirkan pemain sepakbola mini berbakat yang mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional. Namun, potensi tersebut perlu didukung pembinaan yang terarah, penguatan klub, serta keterlibatan pemerintah, komunitas olahraga, dan dunia usaha.

“Target kita bukan sekadar meramaikan lapangan, tetapi menjadikan Aceh sebagai salah satu pusat lahirnya talenta sepakbola mini yang diperhitungkan di Indonesia, bahkan dunia,” ujar Muktarrudin.

Ia juga mengingatkan SMG FC agar tidak cepat berpuas diri setelah meraih gelar juara.  Adapun tim-tim lain diharapkan menjadikan hasil turnamen sebagai motivasi untuk meningkatkan kemampuan dan mempersiapkan diri menghadapi kompetisi berikutnya.

Dalam acara penutupan tersebut, Muktarrudin didampingi Sekretaris KSMI Aceh, Muhammad Zubir, dan Wakil Sekretaris KSMI Aceh, Muhammad Hasan. Laycar Championship 2026 diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat pembinaan pemain, meningkatkan kualitas kompetisi, serta mendorong perkembangan sepakbola mini di Aceh.(*)

Example 300250
Example 120x600

Pos Terkait

Pos Terkait

Tidak ada Respon

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Example 728x250