Skrol untuk membaca pos
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250

PP PBVSI Setujui KONI Aceh Ambil Alih Pra PORA Voli

12 dilihat
FOTO BERSAMA - Wakil Ketua Umum I KONI Aceh, HT Rayuan Sukma (dua kiri), didampingi Wakil Ketua Bidang Organisasi Pengprov PBVSI Aceh, H Musa Bintang (tengah), foto bersama dengan Wakil Ketua Umum Bidang Organisasi PP PBVSI, Purnama S Yamil, Kabid Perwasitan, Sujianto, dan anggota Bidang Organisasi, Emil, usai menggelar pertemuan terkait pengambilalihan pelaksanaan Pra PORA Cabor Bola Voli Tahun 2026 oleh KONI Aceh di Jakarta, Kamis (20/8/2026).
Example 468x60
A-AA+A++

Surakyat.com | Jakarta  – Pengurus Pusat Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PP PBVSI) memberikan persetujuan kepada Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Aceh untuk mengambil alih pelaksanaan Pra Pekan Olahraga Aceh (Pra PORA) cabang olahraga bola voli.

Keputusan tersebut diambil setelah KONI Aceh menyampaikan kondisi dan berbagai kendala yang menyebabkan agenda kualifikasi menuju PORA XV Aceh Jaya belum terlaksana. Persetujuan itu diperoleh dalam pertemuan antara jajaran KONI Aceh dan PP PBVSI di Kantor PP PBVSI, Pasar Minggu, Jakarta, Kamis (20/8/2026).

Example 300x600

Wakil Ketua Umum I Bidang Organisasi KONI Aceh, HT Rayuan Sukma mengatakan, pihaknya telah menjelaskan kondisi pelaksanaan Pra PORA Voli secara terbuka kepada PP PBVSI. HT Rayuan Sukma mengungkapkan, agenda tersebut sebelumnya telah mengalami penundaan sebanyak lima kali dan hingga batas waktu yang ditentukan yakni Juni 2026, belum juga terlaksana.

“Alhamdulillah, pihak PP PBVSI mengerti dengan kondisi cabor voli di Aceh setelah kita jelaskan secara apa adanya sesuai kondisi riil di lapangan,” kata HT Rayuan Sukma seusai pertemuan. Dalam pertemuan tersebut, HT Rayuan Sukma didampingi Wakil Ketua Bidang Organisasi Pengprov PBVSI Aceh, H Musa Bintang.

Sementara dari PP PBVSI hadir Wakil Ketua Umum Bidang Organisasi, Purnama S Yamil, Kabid Perwasitan Sujianto, dan anggota Bidang Organisasi, Emil. Menurut HT Rayuan Sukma yang juga Ketua Umum PABSI Aceh, Pra PORA Voli menjadi perhatian khusus karena hingga kini merupakan satu-satunya cabang olahraga yang belum melaksanakan tahapan seleksi daerah untuk menentukan peserta PORA XV.  Kondisi tersebut dinilai berpotensi mengganggu rangkaian persiapan menuju pelaksanaan PORA di Aceh Jaya.

Karena itu, KONI Aceh mengambil langkah untuk memastikan agenda Pra PORA Voli tetap dapat dilaksanakan sesuai kebutuhan dan jadwal yang ditetapkan. Setelah mendapat penjelasan dari KONI Aceh, PP PBVSI akhirnya memberikan lampu hijau terhadap langkah tersebut.

“Pihak PP PBVSI akhirnya menyetujui pelaksanaan Pra PORA cabang olahraga voli diambil alih oleh KONI Aceh demi kelancaran PORA itu sendiri,” ujarnya.
Meski memberikan persetujuan, PP PBVSI memberikan catatan penting terkait perangkat pertandingan, khususnya wasit.

Pengurus pusat meminta KONI Aceh memastikan seluruh wasit yang ditunjuk memiliki kompetensi, integritas, dan mampu menjalankan tugas secara profesional.
Eks Kadispora Aceh ini memastikan pihaknya akan memperhatikan pesan tersebut.
Menurut dia, kualitas perangkat pertandingan menjadi salah satu faktor penting untuk menjaga jalannya kompetisi tetap sportif dan fair play.

“Kita telah berjanji untuk mematuhi imbauan tersebut, terutama menyangkut kualitas wasit yang benar-benar kompeten, sehingga pertandingan berlangsung baik dan jauh dari unsur non-fairplay,” katanya.

18 Daerah Sudah Mendaftar
Sementara itu, persiapan Pra PORA Voli terus berjalan. Ketua Panitia Pelaksana Pertandingan Pra PORA Voli, Saiful Hazainun mengatakan, hingga Kamis (20/8/2026), sudah ada 18 kabupaten/kota yang mendaftarkan tim untuk mengikuti kompetisi tersebut.

Pendaftaran peserta masih dibuka hingga 24 Agustus 2026. Jumlah pendaftar sementara bahkan telah melebihi kuota yang direncanakan, yakni 14 tim. Namun, jumlah peserta definitif baru dapat dipastikan setelah masa pendaftaran resmi ditutup.
“Pendaftaran akan kita tutup tanggal 24 Agustus,” terang dia.

“Secara kuota, jumlah tim yang ikut sudah melebihi kuota Pra PORA, yaitu sebanyak 14 tim. Angka pasti pendaftar akan terlihat saat penutupan,” ujar Saiful, didampingi Ketua Bidang Perwasitan, Khairul.

Pra PORA Voli akan mempertandingkan kategori bola voli indoor dan voli pasir.
Kompetisi juga mencakup tim putra dan putri. Seluruh rangkaian pertandingan dijadwalkan berlangsung di Gedung Jantho Sport Center (JSC), Kota Jantho, Aceh Besar.
Sejumlah daerah yang telah menyatakan ikut serta antara lain:
Aceh Barat
Aceh Besar
Aceh Selatan
Aceh Tamiang
Aceh Tengah
Aceh Timur
Aceh Utara
Bener Meriah
Bireuen
Gayo Lues
Nagan Raya
Pidie
Simeulue
Banda Aceh
Langsa
Lhokseumawe

Panitia masih menunggu finalisasi data peserta hingga penutupan pendaftaran.
Setelah jumlah tim ditetapkan, tahapan berikutnya akan diarahkan pada penyusunan jadwal pertandingan dan kesiapan teknis lainnya.

Dengan adanya persetujuan PP PBVSI dan dukungan KONI Aceh, pelaksanaan Pra PORA Voli diharapkan dapat segera memperoleh kepastian. Agenda tersebut menjadi tahapan penting untuk memastikan cabang olahraga bola voli memiliki wakil yang lolos melalui proses seleksi menuju PORA XV yang akan berlangsung di Aceh Jaya.
KONI Aceh juga diharapkan mampu memastikan seluruh tahapan kompetisi berjalan transparan, profesional dan menjunjung tinggi sportivitas. Sehingga hasil Pra PORA benar-benar mencerminkan kemampuan masing-masing daerah.(min)

Example 300250
Example 120x600

Pos Terkait

Pos Terkait

Tidak ada Respon

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Example 728x250