
Surakyat.com | Banda Aceh – PSSI Banda Aceh memastikan satu tiket ke partai final Turnamen Sepakbola Eksekutif U-45 antar-kecamatan se-Kota Banda Aceh setelah melewati laga semifinal penuh ketegangan. Tim yang diperkuat sejumlah mantan pemain dan legenda Persiraja itu menyingkirkan Ulee Kareng melalui drama adu penalti dengan skor 8-7 (0-0). Pertandingan semifinal kedua tersebut berlangsung di Lapangan Ex Rugby, Gampong Lambung, Banda Aceh, Sabtu (22/8/2026) sore.
Sejak menit awal, kedua kesebelasan tampil agresif dan saling berusaha membuka keunggulan. Namun, kokohnya pertahanan masing-masing tim membuat peluang yang tercipta belum mampu menghasilkan gol. Hingga pertandingan berakhir, skor tetap 0-0 sehingga pemenang harus ditentukan melalui adu tendangan penalti.
Dalam drama tos-tosan tersebut, kedua penjaga gawang menjadi pemain yang mendapat tekanan paling besar. Kiper PSSI Banda Aceh, Devi, dan penjaga gawang Ulee Kareng, Rocky, sama-sama berusaha menjaga peluang timnya untuk melaju ke final. Setiap penendang tampil di bawah tekanan.
Setelah rangkaian eksekusi penalti berlangsung ketat, PSSI Banda Aceh akhirnya keluar sebagai pemenang dengan skor 8-7. Hasil tersebut sekaligus memastikan langkah pasukan PSSI Banda Aceh menuju partai puncak.
Di sepanjang pertandingan, PSSI Banda Aceh yang dikomandoi Sekretaris Umum PSSI Banda Aceh, Ir Khaidir TM MM mendapat perlawanan sengit dari Ulee Kareng. PSSI Banda Aceh menurunkan sejumlah pemain berpengalaman. Di antaranya legenda Persiraja semisal Dahlan Jalil, Kurniawan, hingga Andi Karim.
Kekuatan PSSI Banda Aceh kian kokoh lantaran ditopang pemain kawakan Muslihat serta Zulmahdi cs. Sementara itu, Ulee Kareng juga tidak kalah dalam hal pengalaman. Tim tersebut juga turut diperkuat legenda Persiraja, Azhari yang bahu-membahu bersama Alvin, Bucek, Pipit, dan Bejo untuk menghentikan laju PSSI Banda Aceh. Pertarungan kedua tim berlangsung dalam tempo tinggi.
Meski sama-sama memiliki peluang, penyelesaian akhir belum mampu mengubah papan skor. Wasit Okadi akhirnya meniup peluit panjang dengan kedudukan masih imbang tanpa gol. Kemenangan melalui adu penalti membuat PSSI Banda Aceh berhak tampil di partai final yang dijadwalkan berlangsung Senin (24/8/2026) lusa.
Di pertandingan puncak tersebut, PSSI Banda Aceh sudah ditunggu Kecamatan Syiah Kuala. Sebelumnya, Syiah Kuala berhasil mengamankan tiket final setelah mengandaskan perlawanan Kuta Alam dalam pertandingan semifinal lainnya.(min)


















Tidak ada Respon