Skrol untuk membaca pos
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250

KSMI Aceh Audiensi dengan KONI Aceh, Serahkan SK Kepengurusan

Ketua KSMI Aceh Muktaruddin Usman SE Menyerahkan SK Pengurus KSMI Provinsi Aceh kepada Wakil Ketua I Bidang Organisasi KONI Aceh, T Rayuan Sukma saat audiensi di KONI Aceh, Banda Aceh, Senin (5/10/2026).
Example 468x60
A-AA+A++

Surakyat.com | Banda Aceh – Pengurus Komite Sepakbola Mini Indonesia (KSMI) Provinsi Aceh melakukan audiensi dengan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Aceh, di Banda Aceh, Senin (5/10/2026). Audiensi tersebut dilakukan untuk memperkenalkan keberadaan KSMI Pengprov Aceh yang telah terbentuk sekaligus membahas persyaratan untuk menjadi anggota KONI Aceh.

Pengurus KSMI Aceh yang dipimpin Ketua KSMI Aceh Muktaruddin Usman SE diterima Wakil Ketua I Bidang Organisasi KONI Aceh, T Rayuan Sukma, di ruang kerjanya. Dalam pertemuan tersebut, T Rayuan Sukma menyambut baik terbentuknya kepengurusan KSMI Provinsi Aceh. Ia menjelaskan, untuk dapat menjadi anggota KONI Aceh, KSMI harus memenuhi sejumlah persyaratan organisasi.

Example 300x600

Salah satunya adalah membentuk kepengurusan di kabupaten/kota dengan minimal 14 Pengcab atau Pengkot KSMI di seluruh Aceh. Selain itu, KSMI juga harus menggelar Kejuaraan Daerah (Kejurda) sebagai salah satu bukti adanya pembinaan dan kompetisi olahraga secara berkelanjutan. “Kami menyambut baik terbentuknya Pengurus KSMI Provinsi Aceh,” kata T Rayuan Sukma.

Sementara itu, Ketua KSMI Aceh Muktaruddin Usman mengatakan, audiensi tersebut sekaligus untuk menyampaikan keberadaan organisasi KSMI di Aceh serta memaparkan langkah-langkah yang harus dilakukan untuk memenuhi persyaratan menjadi anggota KONI Aceh.

Menurutnya, salah satu langkah utama yang akan dilakukan adalah membentuk minimal 14 Pengcab/Pengkot KSMI di seluruh wilayah Aceh.

“Dengan terbentuknya KSMI Pengprov Aceh, kami berharap sepakbola mini di Aceh dapat berkembang secara lebih terstruktur dan merata hingga ke seluruh kabupaten/kota. Kami juga ingin melahirkan bibit-bibit atlet unggul yang dapat mengharumkan nama Aceh,” ujar Muktaruddin.

Dalam kesempatan tersebut, Muktaruddin juga menyampaikan rencana KSMI Aceh menggelar Liga Santri 2026 di Banda Aceh. Liga tersebut akan melibatkan klub-klub sepakbola mini yang berasal dari dayah dan pesantren di Aceh. Nantinya, tim yang keluar sebagai juara akan mewakili Aceh pada kompetisi tingkat nasional.

“Kami juga akan melaksanakan Liga Santri yang melibatkan klub sepakbola dari dayah dan pesantren di Aceh. Pemenangnya nanti akan mewakili Aceh di tingkat nasional,” katanya.

Audiensi tersebut turut diikuti Sekretaris KSMI Aceh Muhammad Zubir SH dan Wakil Sekretaris Muhammad Hasan.(min)

Example 300250
Example 120x600

Pos Terkait

Pos Terkait

Tidak ada Respon

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Example 728x250