Skrol untuk membaca pos
Example 325x300
Example 728x250

KSMI Aceh Kebut Pembentukan Pengcab, Kirim Tiga Pemain Ikut Seleknas ke Piala Dunia di Turki

Komite Sepakbola Mini Indonesia (KSMI) Pengvurus Provinsi Aceh menggelar rapat koordinasi di Banda Aceh, Sabtu (17/10/2026) sore.
Example 468x60
A-AA+A++

Surakyat.com | Banda Aceh – Komite Sepakbola Mini Indonesia (KSMI) Pengurus Provinsi Aceh menargetkan pembentukan kepengurusan cabang atau Pengcab di sedikitnya 14 kabupaten/kota untuk memperkuat organisasi dan memperluas pembinaan atlet sepakbola mini di Aceh.
Target tersebut dibahas dalam rapat koordinasi pengurus KSMI Aceh di Banda Aceh, Sabtu (17/10/2026). Pertemuan itu juga membahas persiapan menghadapi Piala Dunia Minifootball International Minifootball Federation (IMF) di Turki, pelaksanaan Liga Santri, serta Kejuaraan Daerah (Kejurda) Sepakbola Mini Aceh.

Dalam agenda internasional tersebut, tiga pemain asal Aceh dari Kabupaten Aceh Besar, Kota Banda Aceh, dan Kota Sabang, mendapat panggilan untuk memperkuat Timnas Indonesia pada kejuaraan yang dijadwalkan berlangsung 1–6 November 2026, di Turki. Namun, keterbatasan anggaran masih menjadi tantangan dalam memenuhi kebutuhan persiapan dan keberangkatan para pemain.

Example 300x600

Ketua KSMI Aceh, Muktarrudin Usman mengatakan, perluasan kepengurusan di tingkat kabupaten/kota menjadi salah satu prioritas organisasi. Dengan struktur yang lebih kuat, pembinaan dan kompetisi diharapkan dapat berlangsung secara terarah dan berkelanjutan.

Sejumlah daerah telah memiliki koordinator, di antaranya Banda Aceh, Aceh Besar, Bireuen, Pidie, Pijay, Aceh Tamiang, Kota Langsa, Aceh Timur, Abdya, Aceh Barat, Aceh Tengah, dan Subulussalam.
Untuk Aceh Utara, KSMI Aceh akan kembali berkomunikasi dengan pengurus yang sebelumnya telah menerima surat keputusan. Pembentukan kepengurusan di sejumlah daerah lainnya juga akan ditindaklanjuti.

Rapat tersebut turut menyepakati penjadwalan ulang Liga Santri menjadi November 2026.
Sementara Kejurda Sepakbola Mini Aceh direncanakan digelar pada Desember 2026, dengan Charles Wibawa sebagai ketua panitia. Untuk sementara, sekretariat KSMI Aceh menggunakan berada di kawasan Kampung Keuramat, Banda Aceh.

Muktarrudin menegaskan, penguatan organisasi perlu berjalan seiring dengan pembinaan atlet dan penyelenggaraan kompetisi agar semakin banyak pemain Aceh memperoleh kesempatan berprestasi di tingkat nasional maupun internasional. “Target kami bukan hanya memperluas kepengurusan, tetapi juga membangun pembinaan yang berkelanjutan,” tuturnya.

“Sehingga sepak bola mini Aceh mampu melahirkan atlet berkualitas dan bersaing di tingkat nasional maupun internasional,” ujar Mukhtaruddin, didampingi Sekretaris KSMI Aceh, M Zubir SH MH.
Rapat ini turut dihadiri Wakil Ketua KSMI Aceh, Saifullah ST, Wakil Sekretaris, M Hasan SSi MSi, Wakil Bendahara, Ketua Badan Liga, dan sejumlah pengurus lainnya.(*)

Example 300250
Example 120x600

Pos Terkait

Pos Terkait

Tidak ada Respon

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Example 728x250