Skrol untuk membaca pos
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250

Usai “Balasan Gaseh Meutuka”, Boim Riza Garap “Pantun Jodoh”

Boim Riza
Example 468x60
A-AA+A++

Surakyat.com | Pidie – Lagu “Balasan Gaseh Meutuka” masih terbilang anyir di telinga pencinta musik, Boim Riza sudah kembali disibukkan dengan proyek terbaru. Di bawah label Zoya Record, Boim kini tengah menggarap video klip lagu “Pantun Jodoh”, karya T. Almusri Ali Bayuna.

Jika “Balasan Gaseh Meutuka” hadir dengan genre Slow Rock Aceh melalui aransemen Rahmat RS, “Pantun Jodoh” justru membawa warna berbeda. Lagu terbaru tersebut mengusung genre pop Melayu dengan lirik berbahasa Indonesia.

Example 300x600

Lagu “Pantun Jodoh” diaransemen oleh Repelita dan menjadi karya duet Boim Riza bersama Dian Mayasari. Perpaduan dua karakter vokal tersebut diharapkan memberikan warna tersendiri bagi lagu yang mengangkat tema jodoh.

Bagi Boim Riza, perpindahan genre merupakan bagian dari eksplorasi dalam bermusik. Ia tidak ingin hanya berkutat pada satu warna, tetapi mencoba memberikan kejutan kepada pendengar.

Namun, ketika ditanya apakah dirinya akan meninggalkan Slow Rock setelah mencoba pop Melayu, Boim justru menjawab dengan nada bercanda.

“Kendati kali ini genrenya pop Melayu, lagu berikutnya saya tetap hadir dengan genre Slow Rock. Jangan takut, saya tidak pindah rumah musik. Ini cuma jalan-jalan sebentar ke pop Melayu, nanti pulang lagi ke Slow Rock,” ujar Boim sambil bergurau.

Ia bahkan berkelakar, perpindahan genre tersebut jangan sampai membuat para penggemarnya bingung.

“Kalau semua lagu saya Slow Rock, nanti dikira saya tidak punya kendaraan lain. Jadi kali ini kita naik kendaraan pop Melayu dulu. Setelah sampai tujuan, kita balik lagi ke Slow Rock,” katanya disambut tawa.

Menurut Boim, mencoba genre baru bukan berarti melupakan karakter musik yang selama ini telah melekat. Justru, eksplorasi diperlukan agar perjalanan bermusik tidak monoton.

“Yang penting bukan genrenya saja, tetapi bagaimana lagu itu bisa sampai ke hati pendengar. Mau Slow Rock, pop Melayu, yang penting jangan sampai pendengar ikut slow kalau lagunya sedang diputar,” katanya kembali dengan nada bercanda.

“Pantun Jodoh” menjadi kesempatan bagi Boim untuk memperluas warna musikalnya. Penggunaan bahasa Indonesia membuat lagu tersebut memiliki ruang pendengar yang lebih luas, sementara balutan pop Melayu memberikan suasana yang lebih ringan dan romantis.

Kehadiran Dian Mayasari sebagai pasangan duet juga menjadi daya tarik tersendiri. Dua karakter vokal tersebut dipertemukan dalam sebuah lagu yang bercerita tentang jodoh, sehingga komunikasi antara suara laki-laki dan perempuan menjadi bagian penting dalam membangun suasana lagu.

Sementara itu, aransemen musik dipercayakan kepada Repelita, yang mengolah komposisi “Pantun Jodoh” dengan pendekatan pop Melayu.

Klik lagu “Balasan Gaseh Meutuka“ – Boim Riza (Zoya Record)

Saat ini, Boim Riza bersama tim Zoya Record juga tengah disibukkan dengan proses penggarapan video klip. Visual lagu tersebut diharapkan dapat memperkuat cerita dan memberikan gambaran yang lebih menarik kepada penonton.

Setelah “Balasan Gaseh Meutuka” yang membawa warna Slow Rock Aceh, “Pantun Jodoh” menjadi langkah baru Boim dalam menjelajahi genre musik yang berbeda.

Meski demikian, Boim memastikan Slow Rock belum selesai dalam perjalanan musiknya.

“Pop Melayu ini hanya persinggahan. Jangan sampai penggemar Slow Rock membuat laporan orang hilang karena saya terlalu lama di pop Melayu. Lagu berikutnya saya pulang lagi ke Slow Rock,” ucap Boim sembari tertawa.

Dengan dua karya yang memiliki karakter berbeda, Boim Riza menunjukkan bahwa bermusik baginya bukan sekadar soal genre, tetapi juga tentang keberanian mencoba warna baru.

“Balasan Gaseh Meutuka” menjadi jejaknya di Slow Rock Aceh, sementara “Pantun Jodoh” menjadi langkahnya memasuki pop Melayu. Dan setelah perjalanan singkat itu, Boim mengaku sudah menyiapkan tiket untuk kembali ke rumah musikalnya: Slow Rock.(min)

Example 300250
Example 120x600

Pos Terkait

Pos Terkait

Tidak ada Respon

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Example 728x250